Rabu, 01 April 2026

Follow us:

infobrand

Jajal Masuk Tol, Saham Gudang Garam Ngepul Lagi

Jajal Masuk Tol, Saham Gudang Garam Ngepul Lagi Ilustrasi gedung Gudang Garam

INFOBRAND.ID-Saham emiten produsen rokok asal Kediri yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) terpantau kembali melesat pada perdagangan sesi I Rabu (25/1/2023).

Per pukul 09:22 WIB, saham GGRM melesat 5,45% ke posisi Rp 19.825/unit. Saham GGRM bergerak direntang harga Rp 18.800-20.150 dan sudah ditransaksikan sebanyak 1.835 kali dengan volume sebesar 2,08 juta lembar saham dan nilai transaksinya sudah mencapai Rp 41,39 miliar.

Hingga pukul 09:22 WIB, di order bid atau beli, ada 310 lot antrian di harga Rp 19.800/unit. Sedangkan di order offer atau jual, ada 279 lot antrian di harga Rp 19.825/unit.

IKLAN INFOBRAND.ID

inject article ibos 1 - 2026

Adapun price to earning ratio (PER) saham GGRM saat ini mencapai 18,12 kali dengan kapitalisasi pasarnya mencapai Rp 37,71 triliun.

Sebelumnya, saham GGRM juga sempat ditutup melejit 9,78% di posisi Rp 18.800/unit pada perdagangan Selasa kemarin. Dalam empat hari terakhir termasuk hari ini, saham GGRM sudah berada di zona hijau.

Kabar dari perseroan yang akan menggarap Tol Kediri-Tulungagung pun masih direspon positif oleh investor dan akhirnya kembali mendongkrak saham GGRM, setelah sekian lama pergerakannya cenderung mendatar akibat terbebani dari kenaikan cukai rokok.

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 2 -2026

GGRM dikabarkan akan memulai pembangunan Jalan Tol Kediri-Tulungagung dengan nilai investasi Rp 10,25 triliun pada kuartal II-2023.

Dilansir dari laman Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Gudang Garam telah dinyatakan lolos untuk mengikuti pelelangan pengusahaan Jalan Tol Kediri-Tulungagung.

Untuk pembangunan jalan tol itu, Gudang Garam membutuhkan investasi sebesar Rp 10,25 triliun, tanpa adanya dukungan dari pemerintah yang dijadwalkan dimulai pada kuartal II-2023.

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 3 - 2026

Sebagai informasi saja, Tol Kediri-Tulungagung memiliki panjang 44,51 kilometer. Proyek tersebut merupakan lanjutan dari Jalan Tol Kertosono - Kediri.

Proyek ini juga merupakan Proyek Strategis Nasional sesuai dengan Perpres No. 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik - Bangkalan - Mojokerto - Surabaya - Sidoarjo - Lamongan (Gerbangkertosusila), Kawasan Bromo - Tengger - Semeru, serta kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.

Jalan Tol Kediri-Tulungagung direncanakan menjadi bagian dari sistem Jalan Tol Trans Jawa dan akan tersambung pada rencana ruas Jalan Tol Ngawi-Kertosono-Kediri.

Pengusahaan Jalan Tol Kediri-Tulungagung akan dilakukan dengan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dengan skema bangun-guna-serah (BOT) dengan masa konsensi 50 tahun.


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV