Rabu, 01 April 2026

Follow us:

infobrand

Schneider Electric Dorong Otomasi Cerdas untuk Industri Food & Beverage

Schneider Electric soroti otomasi cerdas untuk mendorong efisiensi dan transformasi digital industri Food & Beverage di Innovation Talk Surabaya.

Schneider Electric Dorong Otomasi Cerdas untuk Industri Food & Beverage Schneider Electric menampilkan solusi otomasi Lexium Cobot dalam Innovation Talk Surabaya untuk mendukung transformasi industri Food & Beverage.

INFOBRAND.ID, Jakarta – Schneider Electric menyoroti pentingnya penerapan otomasi cerdas dan digitalisasi untuk mendukung masa depan industri Food & Beverage (F&B) di Indonesia. Hal tersebut disampaikan dalam forum Innovation Talk Surabaya yang menjadi bagian dari rangkaian Innovation Talk di sejumlah kota strategis di Indonesia, setelah sebelumnya digelar di Batam pada akhir Februari lalu.

Forum ini mempertemukan para pengambil keputusan dari berbagai sektor untuk membahas tantangan dan peluang transformasi industri melalui pemanfaatan teknologi energi, digitalisasi, dan otomasi. Diskusi mencakup berbagai sektor, mulai dari hunian, industri, gedung, data center, hingga infrastruktur.

Pada penyelenggaraan di Surabaya, fokus pembahasan diarahkan pada industri Food & Beverage (F&B) sebagai salah satu segmen Consumer Packaged Goods (CPG) yang berkembang pesat di Indonesia. Industri F&B tercatat sebagai subsektor dengan kontribusi terbesar terhadap produk domestik bruto (PDB) di sektor manufaktur nasional.

IKLAN INFOBRAND.ID

inject article ibos 1 - 2026

Sepanjang 2025, industri F&B mencatat pertumbuhan sebesar 6,38 persen, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di level 5,11 persen. Pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas produksi dan investasi di sektor manufaktur, khususnya pada industri makanan dan minuman. Kondisi ini turut mendorong pelaku industri untuk mempercepat adopsi otomasi, digitalisasi, serta pengelolaan energi yang lebih efisien guna menjaga daya saing di tengah dinamika pasar.

Martin Setiawan, President Director Schneider Electric Indonesia & Timor-Leste, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Innovation Talk di berbagai kota merupakan bagian dari upaya mendekatkan teknologi energi dan transformasi digital kepada pelaku industri di berbagai daerah.

“Pertumbuhan industri dan pusat-pusat ekonomi Indonesia kini berkembang di berbagai wilayah, termasuk Jawa Timur yang menjadi salah satu pusat manufaktur nasional. Karena itu, kami ingin hadir lebih dekat dengan pelanggan di berbagai kota, mendengarkan tantangan mereka secara langsung, dan bersama-sama merancang solusi yang relevan. Innovation Talk menjadi wadah bagi Schneider Electric untuk memperkuat peran sebagai mitra teknologi energi yang mendukung peningkatan efisiensi, keandalan sistem, serta pencapaian target keberlanjutan di berbagai sektor industri, termasuk Food & Beverage,” ujar Martin.

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 2 -2026

Melalui forum tersebut, Schneider Electric juga memperkenalkan berbagai solusi teknologi yang dirancang untuk mendukung pembangunan pabrik masa depan. Konsep ini mengarah pada pabrik yang terhubung secara digital, berbasis data, efisien energi, serta mampu beradaptasi dengan perubahan kebutuhan pasar.

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 3 - 2026

Salah satu teknologi otomasi yang diperkenalkan dalam Innovation Talk Surabaya adalah Lexium Cobot, robot kolaboratif yang dirancang untuk bekerja berdampingan dengan manusia secara aman dengan tingkat presisi tinggi. Teknologi ini memungkinkan peningkatan efisiensi produksi sekaligus memberikan fleksibilitas pada proses manufaktur.

Lexium Cobot dapat diintegrasikan ke berbagai sistem otomasi industri dan digunakan dalam sejumlah aplikasi manufaktur, seperti proses perakitan, pick-and-place, pengemasan, hingga penanganan material. Dalam forum tersebut, teknologi ini ditampilkan melalui demonstrasi Robot Kopi yang memanfaatkan Lexium Cobot Solution.

Demonstrasi tersebut menunjukkan bagaimana robot dapat berkolaborasi dengan manusia dalam proses pembuatan kopi dengan standar barista, dengan proses yang dilakukan secara presisi dan konsisten. Solusi cobot ini juga didukung perangkat lunak EcoStruxure Cobot Expert yang memungkinkan simulasi, pemrograman, dan pengujian pergerakan robot secara digital sebelum diterapkan di lingkungan produksi.

Dalam sesi diskusi panel, Jonathan Kartawijaya, Managing Director PT Intidaya Dinamika Sejati, yang merupakan mitra OEM Schneider Electric dalam implementasi sistem otomasi industri, menyoroti meningkatnya kebutuhan transformasi digital di sektor manufaktur, khususnya industri Food & Beverage.

“Industri F&B saat ini menghadapi tekanan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga efisiensi energi dan keberlanjutan operasional. Dari pengalaman kami bekerja dengan berbagai pabrik, semakin banyak perusahaan yang mulai mempercepat adopsi otomasi dan integrasi data produksi untuk meningkatkan visibilitas dan kontrol operasional. Langkah ini sangat penting agar pelaku industri dapat menjaga kualitas, meningkatkan efisiensi proses, dan tetap kompetitif di tengah dinamika pasar,” ujar Jonathan.

Selain sesi diskusi, Innovation Talk Surabaya juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk melihat secara langsung berbagai solusi teknologi Schneider Electric yang dirancang untuk mendukung efisiensi energi, otomasi industri, serta digitalisasi operasional di berbagai sektor industri.


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV