ABC President Integrasikan PLTS Atap 1,3 MW untuk Efisiensi Energi
ABC President integrasikan PLTS atap 1,3 MW untuk efisiensi energi dan dukung operasional berkelanjutan di sektor industri.
Dwi Hatmadji COO PT ABC President Indonesia untuk mendukung efisiensi energi dan keberlanjutan operasional.
INFOBRAND.ID, Jakarta – PT ABC President Indonesia (ABCPI) menjalin kerja sama dengan SUN Energy untuk mengintegrasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap berkapasitas 1,3 megawatt (MW) di fasilitas produksinya di Karawang, Jawa Barat. Implementasi PLTS atap ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung penggunaan energi bersih di sektor industri.
Kolaborasi ini memungkinkan pemanfaatan energi terbarukan secara langsung di area produksi. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan industri terhadap solusi energi berkelanjutan, integrasi PLTS atap dinilai menjadi langkah relevan dalam mendukung operasional yang lebih efisien dan adaptif terhadap tuntutan pasar global.
Direktur Operasional PT ABC President Indonesia (ABCPI), Dwi Hatmadji, menyampaikan bahwa penerapan PLTS atap merupakan bagian dari upaya jangka panjang perusahaan dalam memperkuat praktik manufaktur yang bertanggung jawab.
“Menjaga kualitas produk harus berjalan seiring dengan peningkatan praktik operasional yang ramah lingkungan. Pemanfaatan energi surya ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam mendukung efisiensi sekaligus keberlanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (9/4).
Secara teknis, instalasi PLTS atap ini diproyeksikan mampu menghasilkan lebih dari 1,94 juta kWh energi bersih setiap tahun. Pemanfaatan energi surya tersebut juga diperkirakan dapat menurunkan emisi karbon hingga 1.515 ton per tahun. Angka tersebut setara dengan kontribusi lingkungan dari penanaman lebih dari 25 ribu pohon.
Dari sisi mitra penyedia solusi energi, Director of Power SUN Energy, Jefferson Kuesar, menilai bahwa kolaborasi ini mencerminkan peran aktif sektor industri dalam mendukung percepatan transisi energi di Indonesia.
“Pemanfaatan PLTS atap memungkinkan energi bersih dihasilkan langsung di lokasi operasional. Ini menjadi langkah strategis untuk mendorong adopsi energi terbarukan di sektor industri,” ujarnya.
Bagi perusahaan manufaktur dengan kebutuhan energi yang stabil seperti ABCPI, penggunaan PLTS atap menjadi salah satu pendekatan untuk menjaga efisiensi operasional. Selain itu, langkah ini juga menunjukkan integrasi antara kebutuhan bisnis dan penerapan prinsip keberlanjutan dalam proses produksi.
Penerapan PLTS atap di fasilitas industri dinilai semakin relevan di tengah dinamika sektor energi dan tuntutan efisiensi biaya operasional. Dengan memanfaatkan energi surya secara langsung di lokasi produksi, perusahaan dapat mengoptimalkan penggunaan energi sekaligus mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional.
Implementasi PLTS atap oleh PT ABC President Indonesia bersama SUN Energy ini menambah daftar inisiatif pemanfaatan energi terbarukan di sektor industri, khususnya dalam mendorong efisiensi energi dan pengurangan emisi karbon melalui pendekatan operasional yang lebih berkelanjutan.


