Laba Bersih Indofood Naik 24 Persen di 2025
Laba bersih Indofood naik 24 persen di 2025 didorong peningkatan penjualan dan kinerja operasional yang stabil.
Kinerja keuangan Indofood menunjukkan peningkatan laba bersih pada tahun 2025.
INFOBRAND.ID, Jakarta – PT Indofood Sukses Makmur Tbk mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 24 persen pada tahun 2025 menjadi Rp10,68 triliun, meningkat dari Rp8,64 triliun pada periode sebelumnya. Kinerja laba bersih Indofood ini mencerminkan penguatan bisnis di tengah dinamika kondisi makroekonomi.
Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood, Anthoni Salim, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut ditopang oleh model bisnis perseroan yang terintegrasi secara vertikal. Strategi ini dinilai mampu menjaga stabilitas operasional perusahaan di tengah berbagai tantangan ekonomi.
"Perseroan akan terus fokus pada pertumbuhan yang berkelanjutan, tetap menjaga keseimbangan antara pangsa pasar dan tingkat profitabilitas, serta mempertahankan posisi neraca yang sehat," kata Anthoni dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (30/3/2026).
Pertumbuhan laba bersih Indofood sejalan dengan peningkatan penjualan neto konsolidasi yang mencapai Rp123,49 triliun, atau naik 7 persen dibandingkan Rp115,79 triliun pada tahun 2024. Kenaikan penjualan ini menunjukkan adanya penguatan permintaan dan kinerja distribusi di berbagai lini bisnis perseroan.
Selain itu, Indofood juga mencatatkan peningkatan laba usaha sebesar 6 persen menjadi Rp24,57 triliun dari sebelumnya Rp23,09 triliun. Meski terjadi kenaikan, marjin laba usaha tetap terjaga stabil di kisaran 19,9 persen, mencerminkan konsistensi dalam pengelolaan biaya dan efisiensi operasional.
Dari sisi kinerja operasional, core profit yang menjadi indikator utama mencerminkan performa bisnis inti perusahaan, tercatat naik tipis 1 persen menjadi Rp11,39 triliun dari Rp11,34 triliun pada periode sebelumnya. Hal ini menunjukkan stabilitas kinerja operasional di tengah dinamika pasar.
Pada posisi keuangan, hingga 31 Desember 2025, total aset Indofood tercatat sebesar Rp217,98 triliun. Sementara itu, total liabilitas mencapai Rp97,74 triliun dan ekuitas sebesar Rp120,23 triliun. Struktur neraca ini menggambarkan posisi keuangan perusahaan yang tetap terjaga.
Kinerja laba bersih Indofood yang meningkat pada 2025 memperlihatkan keberlanjutan strategi bisnis yang dijalankan perusahaan, dengan dukungan pertumbuhan penjualan, stabilitas margin, serta pengelolaan keuangan yang terukur.


