Rabu, 01 April 2026

Follow us:

infobrand

Metrodata Electronics Catat Laba Bersih Rp813,99 Miliar di 2025

Metrodata Electronics mencatat laba bersih Rp813,99 miliar pada 2025, didorong pertumbuhan distribusi, cloud, dan solusi digital.

Metrodata Electronics Catat Laba Bersih Rp813,99 Miliar di 2025 Kinerja keuangan Metrodata Electronics 2025 didorong lini distribusi dan solusi digital.

INFOBRAND.ID, Jakarta – PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp813,99 miliar. Capaian ini meningkat 10,02% dibandingkan laba bersih tahun sebelumnya yang sebesar Rp739,80 miliar, seiring pertumbuhan pendapatan dan kontribusi dari lini bisnis utama.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (26/3/2026), pendapatan bersih perseroan mencapai Rp27,17 triliun, naik 8,06% dari Rp25,14 triliun pada 2024. Pertumbuhan ini terjadi di tengah tekanan pelemahan nilai tukar rupiah.

Presiden Direktur Metrodata Electronics, Susanto Djaja, menyampaikan bahwa stabilitas penjualan PC dan notebook menjadi salah satu faktor yang menopang kinerja perusahaan. Hal ini terjadi di tengah kondisi daya beli masyarakat yang melemah serta pengetatan belanja pemerintah.

IKLAN INFOBRAND.ID

inject article ibos 1 - 2026

Dari sisi segmen usaha, pendapatan didorong oleh peningkatan penjualan perangkat keras yang mencapai Rp19,49 triliun, naik dari Rp18,22 triliun. Sementara itu, lini perangkat lunak juga mencatat kenaikan menjadi Rp6,54 triliun dari Rp5,41 triliun pada tahun sebelumnya. Di sisi lain, pendapatan dari jasa dan pemeliharaan mengalami penurunan menjadi Rp2,02 triliun dari Rp2,17 triliun, sedangkan pendapatan lain-lain tercatat sebesar Rp53,48 miliar.

Sejalan dengan peningkatan pendapatan, beban pokok pendapatan juga meningkat 8,46% menjadi Rp24,94 triliun dari Rp22,99 triliun. Meski demikian, laba kotor tetap tumbuh menjadi Rp2,23 triliun, naik 3,85% dibandingkan Rp2,14 triliun pada 2024.

Dari sisi operasional, beban usaha perseroan meningkat menjadi Rp796,97 miliar dari Rp762,69 miliar. Biaya keuangan juga naik menjadi Rp72,73 miliar dari Rp50,17 miliar. Namun, kerugian akibat selisih kurs berhasil ditekan menjadi Rp7,96 miliar dari Rp28,10 miliar pada tahun sebelumnya.

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 2 -2026

Selain itu, penghasilan keuangan mengalami penurunan menjadi Rp35,22 miliar dari Rp42,64 miliar. Di sisi lain, kontribusi laba dari entitas asosiasi meningkat menjadi Rp29,97 miliar dari Rp20,32 miliar. Pos lain-lain juga berbalik mencatatkan laba sebesar Rp24,46 miliar dari sebelumnya Rp782 juta.

IKLAN INFOBRAND.ID

Inject Article IBOS 3 - 2026

Kinerja positif tersebut turut mendorong peningkatan laba bersih per saham dasar menjadi Rp66 per saham, dibandingkan Rp60 per saham pada tahun sebelumnya.

Dari sisi neraca, total aset Metrodata Electronics meningkat 12,62% menjadi Rp13,12 triliun pada 2025, dari Rp11,65 triliun pada 2024. Liabilitas naik menjadi Rp6,80 triliun dari Rp5,99 triliun, sementara ekuitas meningkat menjadi Rp6,31 triliun dari Rp5,66 triliun.

Dalam operasional bisnisnya, Metrodata Electronics terus memperkuat sumber pendapatan berulang melalui model berbasis langganan, khususnya pada unit solusi dan konsultasi. Unit ini menunjukkan tren pemulihan, terutama dari layanan konsultasi digital.

Penjualan pada unit solusi dan konsultasi tumbuh sebesar 4,5%, dengan peningkatan laba bersih hingga 12%. Layanan yang ditawarkan mencakup cloud, infrastruktur hibrida, serta keamanan siber yang menjadi bagian dari pengembangan bisnis solusi.

Sementara itu, unit distribusi tetap menjadi kontributor utama terhadap pendapatan. Perseroan melakukan diversifikasi produk yang mendorong pertumbuhan penjualan unit ini sebesar 9%. Pertumbuhan tersebut didukung oleh segmen smartphone yang meningkat 24,6% serta segmen komersial yang tumbuh 7,2%.

Di pasar saham, saham MTDL ditutup pada level Rp585, atau naik 2,63% dibandingkan perdagangan sebelumnya. Kapitalisasi pasar perseroan tercatat sebesar Rp7,18 triliun, dengan volume transaksi mencapai 2,84 juta saham pada hari tersebut.


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV